Suami Pemadam Kebakaran Membakar Putrinya Semua Episode
30 Semua Episode
EP 25Episode 25
Seorang pemadam kebakaran sengaja membakar rumahnya demi latihan wanita simpanannya, menjebak putrinya yang berusia tiga tahun di dalam. Sang ibu menyaksikannya lewat kamera CCTV, tetapi suaminya mengabaikan permohonannya, menyebut anak itu anak haram, dan lebih mengutamakan evaluasi. Saat api melahap kamar anak, hantu sang putri muncul—masih meminta maaf karena merasa dirinya 'nakal'. Pria itu baru hancur saat menemukan sisa jasad yang hangus, kalung yang meleleh, serta rekaman terakhir. Namun, maaf takkan pernah diberikan. Kata-kata terakhir putrinya: 'Ayah tidak menyayangiku.' Pria itu pun ditangkap; sementara sang putri memudar menjadi abu, dan akhirnya bebas.
EP 26Episode 26
Seorang pemadam kebakaran sengaja membakar rumahnya demi latihan wanita simpanannya, menjebak putrinya yang berusia tiga tahun di dalam. Sang ibu menyaksikannya lewat kamera CCTV, tetapi suaminya mengabaikan permohonannya, menyebut anak itu anak haram, dan lebih mengutamakan evaluasi. Saat api melahap kamar anak, hantu sang putri muncul—masih meminta maaf karena merasa dirinya 'nakal'. Pria itu baru hancur saat menemukan sisa jasad yang hangus, kalung yang meleleh, serta rekaman terakhir. Namun, maaf takkan pernah diberikan. Kata-kata terakhir putrinya: 'Ayah tidak menyayangiku.' Pria itu pun ditangkap; sementara sang putri memudar menjadi abu, dan akhirnya bebas.
EP 27Episode 27
Seorang pemadam kebakaran sengaja membakar rumahnya demi latihan wanita simpanannya, menjebak putrinya yang berusia tiga tahun di dalam. Sang ibu menyaksikannya lewat kamera CCTV, tetapi suaminya mengabaikan permohonannya, menyebut anak itu anak haram, dan lebih mengutamakan evaluasi. Saat api melahap kamar anak, hantu sang putri muncul—masih meminta maaf karena merasa dirinya 'nakal'. Pria itu baru hancur saat menemukan sisa jasad yang hangus, kalung yang meleleh, serta rekaman terakhir. Namun, maaf takkan pernah diberikan. Kata-kata terakhir putrinya: 'Ayah tidak menyayangiku.' Pria itu pun ditangkap; sementara sang putri memudar menjadi abu, dan akhirnya bebas.
EP 28Episode 28
Seorang pemadam kebakaran sengaja membakar rumahnya demi latihan wanita simpanannya, menjebak putrinya yang berusia tiga tahun di dalam. Sang ibu menyaksikannya lewat kamera CCTV, tetapi suaminya mengabaikan permohonannya, menyebut anak itu anak haram, dan lebih mengutamakan evaluasi. Saat api melahap kamar anak, hantu sang putri muncul—masih meminta maaf karena merasa dirinya 'nakal'. Pria itu baru hancur saat menemukan sisa jasad yang hangus, kalung yang meleleh, serta rekaman terakhir. Namun, maaf takkan pernah diberikan. Kata-kata terakhir putrinya: 'Ayah tidak menyayangiku.' Pria itu pun ditangkap; sementara sang putri memudar menjadi abu, dan akhirnya bebas.
EP 29Episode 29
Seorang pemadam kebakaran sengaja membakar rumahnya demi latihan wanita simpanannya, menjebak putrinya yang berusia tiga tahun di dalam. Sang ibu menyaksikannya lewat kamera CCTV, tetapi suaminya mengabaikan permohonannya, menyebut anak itu anak haram, dan lebih mengutamakan evaluasi. Saat api melahap kamar anak, hantu sang putri muncul—masih meminta maaf karena merasa dirinya 'nakal'. Pria itu baru hancur saat menemukan sisa jasad yang hangus, kalung yang meleleh, serta rekaman terakhir. Namun, maaf takkan pernah diberikan. Kata-kata terakhir putrinya: 'Ayah tidak menyayangiku.' Pria itu pun ditangkap; sementara sang putri memudar menjadi abu, dan akhirnya bebas.
EP 30Episode 30
Seorang pemadam kebakaran sengaja membakar rumahnya demi latihan wanita simpanannya, menjebak putrinya yang berusia tiga tahun di dalam. Sang ibu menyaksikannya lewat kamera CCTV, tetapi suaminya mengabaikan permohonannya, menyebut anak itu anak haram, dan lebih mengutamakan evaluasi. Saat api melahap kamar anak, hantu sang putri muncul—masih meminta maaf karena merasa dirinya 'nakal'. Pria itu baru hancur saat menemukan sisa jasad yang hangus, kalung yang meleleh, serta rekaman terakhir. Namun, maaf takkan pernah diberikan. Kata-kata terakhir putrinya: 'Ayah tidak menyayangiku.' Pria itu pun ditangkap; sementara sang putri memudar menjadi abu, dan akhirnya bebas.
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka

